Penipuan! Jasa Hacker Abal-abal, Kenali Modus dan Tujuan

Dalam era digital ini, keberadaan jasa hacker telah menjadi fenomena yang cukup mencolok. Sayangnya, di antara para profesional yang bertanggung jawab, ada pula oknum-oknum yang menyediakan Penipuan Jasa Hacker Abal-abal. Artikel ini bertujuan memberikan wawasan mendalam mengenai modus layanan peretasan palsu, dengan fokus pada ciri-ciri, modus, dan tujuannya.

Ciri-ciri Jasa Hacker Abal-abal

Berikut adalah ciri-ciri dari penyedia layanan hacker yang kemungkinan besar hanya memanfaatkan permasalahan Anda, atau bisa dikatakan penipu.

  1. Harga Terlalu Murah: Saya sering melihat biasanya penawaran harga yang terlalu murah akan oknum tawarkan pada kita. Sebaiknya hal ini menjadi peringatan. Hacker profesional memiliki nilai dan keterampilan tertentu, sehingga menawarkan layanan dengan harga yang realistis.
  2. Tidak Ada Portofolio atau Rekomendasi: Menurut pengalaman saya, jasa hacker abal-abal seringkali tidak dapat memberikan portofolio atau rekomendasi dari klien sebelumnya. Hal ini mencerminkan ketidaktransparan dan kurangnya bukti kredibilitas.
  3. Kurangnya Detail Kontrak: Ketika sebuah layanan peretas online tidak memberikan kontrak yang jelas dan rinci, ini dapat menjadi tanda bahwa mereka tidak serius atau bahkan dapat menipu.

Modus Umum Penipuan Jasa Hacker Abal-abal

Berikut saya rangkum beberapa modus yang kerap kali dilakukan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab.

  1. Pembayaran Diminta di Depan: Pertama ini adalah modus yang paling sering atau bahkan pasti dilakukan oleh jasa hacker palsu. Saat ini banyak sekali bertebaran oknum yang cenderung meminta pembayaran di depan tanpa memberikan jaminan atau bukti konkret. Dan meskipun terdapat bukti atau jaminan yang meyakinkan, jika memiliki ciri-ciri yang sudah saya jelaskan di atas bisa dipastikan jasa tersebut hanya bualan alias penipuan.
  2. Penyamaran sebagai Penyelamat: Modus ini melibatkan klaim bahwa hacker tersebut dapat menyelamatkan seseorang dari masalah keamanan tertentu. Termasuk beberapa jasa hacker yang viral saat ini seperti: hack nilai kuliah, pinjol, melacak lokasi, DLL. Padahal, mereka sendirilah yang memviralkan masalah tersebut untuk menarik klien.
  3. Komunikasi yang Kurang Profesional: Jasa hacker abal-abal seringkali menggunakan komunikasi yang kurang profesional, termasuk ejaan dan tata bahasa yang buruk. Ini mencerminkan tingkat profesionalisme yang rendah.

Tujuan dari Penipuan Jasa Hacker Abal-abal

  1. Pencurian Informasi Pribadi: Hacker palsu mungkin mengincar informasi pribadi klien, seperti data keuangan atau kata sandi, untuk tujuan penipuan dan tindak kejahatan yang akan mereka lakukan selanjutnya.
  2. Penyebaran Malware: Beberapa jasa hacker abal-abal dapat menyebarkan malware atau virus yang dapat merusak sistem dan mencuri data tanpa sepengetahuan klien.
  3. Penggelapan Dana: Tujuan utama dari penipuan yang berkedok hacker adalah mengumpulkan dana tanpa memberikan layanan yang dijanjikan, meninggalkan klien tanpa perlindungan atau solusi.

Kasus Korban Penipuan Jasa Hacker Palsu

Penipuan! Jasa Hacker Abal-abal

Saya dapat menyimpulkan dan merangkum beberapa ciri-ciri, modus, dan tujuan di atas tentu bukan hasil karangan saja. Saya sendiri sering kali menerima keluhan terkait kasus penipuan jasa hacker tersebut.

Bahkan saya juga pernah menjadi korban penipuan jual akun game ML bodong, mungkin akan saya ceritakan pada postingan selanjutnya.

Nah, berikut beberapa kasus korban penipu yang menyamar jadi jasa white hacker, saya harap dapat menjadi pengalaman bersama dan terhindar dari penipuan lainnya.

Kasus Modus KTP, Sabtu, 3 Juni 2023

Saya mendapat keluhan terkait penipuan jasa palsu ini, saya langsung singkag saja pada inti permasalahan nya.

  1. Korban ingin mencari jasa yang dapat meretas atau mengubah nilai perkuliahannya pada waktu itu
  2. Alhasil terjadilah proses pemesanan jasa tersebut
  3. Singkat cerita oknum hacker palsu meminta foto KTP korban (tanpa meminta DP)
  4. Beberapa waktu selang satu minggu korban curiga karena ketika memeriksa KRS di SIAKAD, ia mendapati nilainya semester lalu belum juga berubah
  5. Korban mencoba menghubungi oknum, dan ternyata nomer sudah diblokir
  6. Selang 2 bulan korban kaget karena dihubungi pihak dept collector pinjol
  7. Tentu saja korban kaget dan panik karena tidak merasa telah melakukan pinjaman online
  8. Pada akhirnya korban tidak bisa melakukan apapun karena tidak tahu lokasi dan informasi yang cukup tentang oknum penipuan berkedok hacker tersebut
  9. Dan akhirnya korban hanya bisa pasrah tiap kali dihubungi pihak pinjaman daring tersebut.

Dari pengalaman tersebut sebaiknya kita lebih berhati-hari dalam melakukan pemesanan jasa hacker abal-abal ini. Karena bisa saja mereka menyalahgunakan identitas pribadi kita untuk hal yang tidak benar.

Penutup

Dalam menghadapi ancaman penipuan jasa hacker abal-abal, penting bagi individu untuk selalu waspada dan melakukan penelitian menyeluruh sebelum menggunakan layanan hacker. Memahami ciri-ciri, modus operandi, dan tujuan penipuan dapat membantu melindungi diri dari praktik-praktik yang merugikan di dunia maya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tekan ESC untuk keluar